• Buka : 07.00 - 22.00 WIB
  • inbox@kupibrowniesatjeh.com
  • 0651 - 8053215

6 Ikon Aceh yang Paling Terkenal Versi Kupi Brownies Atjeh

Setiap Negara maupun daerah pasti memiliki ciri khas dari tempat tersebut. bisa jadi tempat itu merupakan peninggalan sejarah atau memang sengaja dibuat untuk menarik wisatawan yang datang ke daerah tersebut.

Tempat ini biasanya menjadi spot favorit foto bagi parawisatawan yang datang. Ikon daerah seakan menjadi penting bagi suatu kota untuk menandakan kejayaaan kota tersebut. Aceh yang terkenal dengan kota serambi mekkah ini juga memiliki beberapa ikon yang unik.

Berikut ikon-ikon unik yang melambangkan khas kota Aceh :

1. Tugu Simpang Lima

Mungkin kalau  lihat tugu ini akan mengingatkan kamu dengan kota Semarang yang juga memiliki tugu serupa. Ternyata di kota Aceh juga punya lho, tugu bundaran simpang lima ini berlokasi di jalan Pante Pirak, Jalan Angkasa, Jalan T.Nyak Arief, Jalan Panglima Polem dan Jalan Sri Ratu Safiatuddin.

Tugu ini teletak ditengah kota Banda Aceh lho, jadi pastinya kamu akan melewati tugu yang menjadi ikon kota ini.

2. Masjid Raya Baiturrahman

Rasanya kurang lengkap jika kamu tidak mampir melihat kemegahaan arsitektur masjid yang menjadi kebanggaan masyarakat Aceh. Masjid Raya yang asli dibangun pada tahun 1612 di masa pemerintahan Sultan Iskandar Muda ini menjadi salah satu tujuan wisatawan dalam maupun luar negeri.

3.Tugu Waktu Tsunami

Tempat ini merupakan saksi bisu terjadinya peristiwa tsunami yang melanda banda Aceh tahun 2004 silam. Tugu ini sebagai pengingat waktu tsunami merupakan detik-detik terjadinya tsunami.

4. Rencong

Rencong adalah senjata tradisonal suku Aceh. Rencong simbol identitas diri, ketangguhan, dan keberanian suku Aceh.

5. Lonceng Cakra Donya

Ternyata lonceng ini hadiah dari Laksamana Cheng sebagai bentuk kerja sama antara Aceh dan Tiongkok. Sekarang Lonceng ini disimpan di Museum Aceh sebagai kenangan persahabatan kedua Negara.

6. Museum Tsunami

Museum tsunami ini dibangun pada tanggal 8 Mei 2009 yang dirancang oleh arsitektur Ridwan Kamil, dengan menghabiskan 140 miliar. Gedung ini terdiri dari empat lantai dengan luas 2.500 m². Museum ini dirancang agar wisatawan dapat merasakan kejadian tsunami Aceh, di dalamnya terdapat lima ruang tematik yang mempunyai pesan tersendiri.

Baca juga : https://kupibrowniesatjeh.com/museum-tsunami-menyimpan-sejuta-cerita/

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on email
Email
WhatsApp chat