• Buka : 07.00 - 22.00 WIB
  • inbox@kupibrowniesatjeh.com
  • 0651 - 8053215

3 Pahlawan Wanita Asal Aceh yang Tangguh

Sejak ditetapkan oleh Presiden Soekarno mulai tahun 1964, tanggal lahir RA Kartini diperingati sebagai tanda penghormatan pahlawan Nasional, setiap tahunnya seluruh lapisan masyarakat menyambut serta memeriahkan hari Kartini. Pengorbanan serta keberaniannya memperjuangkan hak perempuan dirasakan hingga saat ini.

Sebenarnya RA Kartini hanya salah satu wanita pemberani di Indonesia. Masih banyak lagi pahlwan wanita yang tersebar di tanah air. Salah satunya di Aceh memiliki banyak pahlwan wanita, diantaranya ada 3 pahlawan wanita asal Aceh yang akan tim Kupi Brownies Atjeh bahas. Siapakah kelima super woman ini, yuk kita intip.

Pocut Meurah Intan

Wanita yang lahir di Biheue ini ternyata mempunyai nyali yang besar untuk melawan penjajah Belanda. Terbukti ia rela menceraikan suaminya karena suaminya telah menyerah dengan Belanda.

Dan mengajak ketiga anaknya untuk sama-sama berjuang untuk melawan Belanda. Selama berjuang melawan penjajah ia pernah tertangkap dan melawan lagi hingga akhirnya terluka dan meninggal pada20 September 1937 sesuai yang tertera pada nisan makamnya di Desa Tegal Sari, Kabupaten Blora.

Cuk Nyat Meutia

Beliau lahir pada tahun 1870, wanita tangguh yang selalu melawan penjajah ini akhirnya gugur dalam perang Alue Kurieng.

Cut Nyak Dien

Cuk Nyak Dhien lahir pada tahun 1848, ternyata anak dari seorang kepala kampung wilayah VI Mukim. Wanita ini juga istri dari pahlawan Teuku Umar, Cut Nyak Dhien dikenal sebagai wanita pejuang yang bersisih kukuh melawan Belanda.

Dalam melawan penjajah ia harus merelakan suaminya meninggal di medan laga. Dengan pasukan yang seadanya ia tetap berani untuk melawan penjajah hingga akhirnya ia ditangkap dan diasingkan serta wafat di Sumedang, Jawa Barat.

 

 

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on telegram
Telegram
Share on email
Email